Keistimewaan Waktu Pagi
“Ya Allah, berkahilah umatku pada pagi hari mereka.” Itulah do’a yang dipanjatkan oleh Rasulullah SAW untuk kita, umatnya. Jika Rasulullah SAW sampai mendo,akan di waktu yang khusus itu, pagi hari, maka pasti ada banyak hikmah yang terkandung dari waktu pagi hari. Suasana pagi hari itu masih tenang dan hening. Udara masih segar, belum ada polusi.
Jack Ma, seorang pebisnis sukses asal Cina, menekankan pentingnya waktu pagi. Ia mengatakan bahwa waktu pagi itu waktu yang paling tenang. Tidak ada telpon dari bosss. Tidak ada email. Tidak ada pesan masuk. Tidak ada gangguan sama sekali karena orang-orang masih tidur. Maka, kita harus pintar memanfaatkan waktu pagi. Kita bisa dengan tenang melakukan refleski dan menyusun rencana untuk sehari ke depan.
Ia berkisah dalam sebuah ceramah motivasinya. Ada seorang wanita yang merasa stuck dan tidak tahu harus melakukan apa. Ia merasa hidupnya begitu-begitu saja. Akhirnya wanita itu memutuskan untuk bangun lebih pagi dari biasanya. Kemudian ia menulis apa saja yang ada di pikirannya. Aktivitas baru itu ia lakukan secara konsisten setiap pagi di waktu yang sama. Setahun kemudian, ia berhasil menerbitkan sebuah buku.
Robin Sharma, penulis dan motivator asal Kanada, menulis sebuah buku terkenal berjudul The 5 A.M. Club. Dalam buku itu, Robin menguraikan manfaat dari rutinitas pagi. Betapa rutinitas pagi itu, menurut Robin, dapat mengubah hidup menjadi lebih baik. Pagi hari menurut Robin adalah sekitar jam 5-6. Robin membagi waktu pagi itu menjadi 20/20/20. 20 menit pertama untuk melakukan refleksi atau menulis jurnal. 20 menit kedua untuk olah raga atau yoga. Dan 20 menit ketiga untuk belajar/membaca. Dengan melakukan hal itu, kita bisa lebih produktif dan lebih bahagia.
Saya pribadi sangat menyukai suasana pagi hari. Mulai dari jam 3 hingga sekitar jam setengah 6 an. Suasana begitu hening. Pikiran tenang karena tidak ada suara yang mengganggu. Hati pun merasakan kedamaian. Ketika di luar perlahan mulai terang, burung-burung berkicau dari balik rimbun daun pepohonan depan rumah. Indah sekali. Semua yang saya rasakan dapat menjadi bahan bakar untuk menghadapi semua kisah yang terjadi di jam-jam berikutnya hingga malam datang.
Rumi pernah menuliskan, “Angin yang berhembus di waktu pagi membawa rahasia untukmu. Janganlah kembali tidur.”
“Rencanakan tahunmu di musim semi. Rencanakan harimu di waktu fajar.” Peribahasa Cina.
